Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

Perbedaan Akuntansi Biaya dengan Akuntansi Keuangan

Perbedaan Akuntansi Biaya dengan Akuntansi Keuangan
Akuntansi biaya adalah bagian dari akuntansi keuangan yang membicarakan biaya dalam arti luas. Sebagaimana diketahui bahwa tujuan akuntansi keuangan adalah menyajikan laporan keuangan yang terdiri atas neraca, laporan laba-rugi, laporan laba ditahan, dan laporan arus kas. Akuntansi biaya sebagai bagian dari akuntansi keuangan hanya menyajikan sebagian elemen dari laporan laba-rugi yaitu eleman biaya.
Akuntansi biaya dapat digolongkan menjadi dua bagian, yaitu (1) akuntansi biaya yang berhubungan dengan penentuan harga pokok produk dan pengendalian biaya yang biasanya disebut akuntansi biaya; dan (2) akuntansi biaya yang berhubungan dengan pengambilan keputusan yang biasanya disebut akuntansi manajemen.

1.2. Pengertian dan Klasifikasi Biaya
Dalam Akuntansi Biaya dikenal dua istilah, yaitu cost (harga pokok/harga perolehan) dan expense (biaya/beban). Harga pokok adalah pengorbanan yang diukur dalam satuan uang berupa pengurangan aktiva atau terjadinya kewajiban untuk mendapatkan barang atau jasa yang akan memberikan manfaat di masa yang akan datang. Biaya adalah harga pokok yang telah memberikan manfaat dan telah habis dimanfaatkan. Dalam praktik, istilah biaya digunakan untuk kedua pengertian tersebut di atas.

Klasifikasi biaya:
1. Elemen produk (harga pokok produk):
a. Bahan baku (direct materials)
Bahan (materials) dibedakan menjadi bahan baku dan bahan penolong (indirect materials). Bahan baku adalah semua bahan yang dapat diidentifikasikan dengan produk jadi, yang dapat ditelusur ke produk jadi, dan yang merupakan bagian terbesar dari biaya produksi. Bahan penolong adalah semua bahan yang bukan termasuk bahan baku.
b. Tenaga kerja langsung (direct labor)
Tenaga kerja dapat dibedakan menjadi tenaga kerja langsung (direct labor) dan tenaga kerja tidak langsung (indirect labor). Tenaga kerja langsung adalah semua tenaga kerja yang melaksanakan proses produksi yang dapat ditelusur ke produk jadi dan merupakan bagian terbesar dari biaya tenaga kerja. Tenaga kerja tidak langsung adalah semua tenaga kerja yang tidak dapat dipertimbangkan sebagai biaya tenaga kerja langsung.
c. Overhead pabrik (factory overhead)
Biaya overhead pabrik adalah semua biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. Oleh karena itu, biaya overhead pabrik terdiri atas biaya bahan penolong, biaya tenaga kerja tidak langsung, dan biaya produksi tidak langsung lainnya.

Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

KONSEP DASAR MANAJEMEN BIAYA

A. Kerangka Sistem

Sistem adalah seperangkat bagian-bagian yang saling berhubungan yang melakukan satu atau lebih proses untuk mencapai tujuan-tujuan khusus. Pusat operasional dari sistem adalah proses, sistem menerima masukan yang diubah oleh proses menjadi keluaran yang memenuhi tujuan sistem.

B. Sistem Informasi Akuntansi

Bagian yang saling berhubungan terdiri dari : pemesanan dan penjualan, piutang yang ditagih dan penerimaan tunai, persediaan,buku besar umum, dan akuntansi biaya. Bagian yang saling berhubungan ini disebut subsistem dari SIA. Proses terdiri hal-hal seperti masuk seperti pengumpulan, pencatatan, pengikhtyisaran, dan pengelolaan data. Tujuannya adalah untuk menyediakan informasi keluaran bagi pengguna.

Sistem informasi ada dua yaitu :

1. Sistem informasi akuntansi keuangan yaitu subsistem informasi akuntansi yang terutama berhubungan dengan memproduksi keluaran untuk pengguna eksternal dan menggunakan peristiwa ekonomi yang dilakukan sebagai masukan dan proses yang memenuhi peraturan dan kesepakatan tertentu.

2. Sistem informasi manajemen biaya adalah subsistem informasi akuntansi yang terutama berhubungan dengan memproduksi keluaran untuk pengguna internal dengan menggunakan masukan dan proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan manajemen.

Tujuannya adalah untuk memberikan informasi untuk perhitungan harga pokok jasa, produk, dan objek lainnya, untuk pengambilan keputusan dan untuk perencanaan dan pengendalian.

C. Hubungan dengan sistem dan fungsi operasi lainnya.

Informasi biaya yang dihasilkan oleh sistem informasi manajemen biaya harus berguna dan bermanfaat pada organisasi secara keseluruhan. Sistem manajemen manajemen biaya ualitas tinggi harus mempunyai perspektif organisasi. Sistem manajemen biaya yang terintegrasi, menunjukkan kebutuhan bagi manajemen untuk menekankan manajemen biaya untuk seluruh rantai nilai.

D. Sistem yang berbeda untuk maksud yang berbeda

1. System informasi akuntansi biaya.

System informasi akuntansi biaya adalah subsistem manajeman biaya yang dirancang untuk membebankan biaya pada produk dan jasa individu dan objek lain seperti yang dinyatakan oleh manajemen. Dalam membebankan biaya produk menilai persediaan dan menentukan biaya penjualan, tujuannya adalah :

  • · Pengambilan keputusan yang tepat
  • · Memenuhi kreiteria pelaporan keuangan.
  • · Memenuhi kebutuhan pengambilan keputusan manajemen.

2. System informasi pengendalian operasional.

System informasi pengendalian operasional adalah subsistem manajemen biaya yang dirancang untuk memberikan umpan balik yang akurat dan tepat waktu menyangkut kinerja manajer dan pihak lainterhadap kegiatan perencanaan dan pengendalian mereka.

Penendalian operasional memfokuskan pada pengidentifikasian peluang untuk peningkatan dan membantu menemukan cara untuk melakukan peningkatan, tujuannya adalah :

  • · Untuk meningkatkan nilai yang terima pelanggan.
  • · Identifikasi peluang dalam peningkatan.

E. Biaya Langsung dan Tidak Langsung

Biaya adalah kas atau ekuivalen kas yang dikorbankan untuk barang atau jasa yang diharapkan membawa keuntungan masa ini dan masa dating untuk organisasi. Biaya yang kadaluarsa disebut beban. Kerugian adalah biaya yang kadaluarsa tanpa menghasilkan manfaat pendapatan. Sedangkan biaya yang tidak kadaluarsa disebut aktiva. Obyek biaya adalah segala hal, seperti produk, pelanggan, departement, proyek, kegiatan dan lain-lain, kemana biaya-biaya diukur dan dibebankan.

Kegiatan adalah suatu unit dasar dari kerja yang dilakukan dalam suatu organisasi. Pembebanan biaya secara akurat pada obyek biaya adalah penting. Tujuannya adalah untuk mengukur dan membebankan seakurat mungkin biaya sumber daya yang dikonsumsi oleh objek biaya.

Biaya tidak langsung adalah biaya-biaya yang tidak dapat dengan mudah dan akurat ditelusuri ke objek biaya. Biaya langsung adalah biaya-biaya yang dapat dengan mudah dan akurat ditelusuri ke objek biaya. Oleh karena itu, dapat ditelusuri adalah kemampuan untuk membebankan biaya secara langsung pada objek biaya dengan cara ekonomis yang memungkinkan dengan sarana hubungan penyebab.

F. Metode penelusuran biaya

Penelusuran adalah pembebanan biaya aktual pada objek biaya dengan menggunakan ukuran yang dapat diamati dari sumber daya yang dikonsumsi oleh objek biaya. Metode penelusuran dibagi dua:

1. penelusuran langsung adalah proses mengidentifikasi dan membebankan biaya pada objek yang secara spesifik atau fisik berhubungan dengan objek biaya.

2. penelusuran pendorong adalah penggunaan pendorong untuk membebankan biaya-biaya pada objek biaya.

Penelusuran pendorong dibagi menjadi dua, yaitu:

a. pendorong sumber daya, mengukur permintaan akan sumber daya oleh kegiatan dan digunakan untuk membebankan biaya sumber daya pada kegiatan.

b. Pendorong kegiatan, mengukur permintaan akan kegiatan menurut objek biaya dan digunakan untuk membebankan biaya kegiatan pada objek biaya. Pembebanan biaya tidak langsung, biaya tidak langsung tidak dapat ditelusuri ke objek biaya. Pembebanan biaya tidak langsung pada objek biaya disebut alokasi.

G. Biaya Produksi dan Biaya Jasa

Produk berwujud adalah barang yang diproduksi dengan mengubah bahan baku melalui penggunaan tenaga kerja dan masukan modal seperti pabrik, tanah, dan mesin. Jasa adalah tugas atau kegiatan yang dilakukan untuk pelanggan atau kegiatan yang dilakukan pelanggan dengan menggunakan produk atau fasilitas organisasi.

Biaya produk adalah pembebanan biaya yang memenuhi tujuan manajerial yang telah ditetapkan. Biaya dibagi menjadi dua:

  • § biaya produksi adalah biaya yang berhubungan dengan produksi barang atau penyediaan jasa.
  • § biaya non-produksi adalah biaya yang berhubungan dengan fungsi penjualan dan administrasi.

1. Penggolongan Biaya produksi

  • § Biaya bahan baku langsung adalah bahan baku yang dapat ditelusuri pada barang atau jasa yang dihasilkan.
  • § Biaya tenaga kerja langsung adalah tenaga kerja yang dapat ditelusuri pada barang atau pelayanan yang dihasilkan.
  • § Biaya overhead adalah semua biaya produksi selain dari bahan baku langsung atau tenaga kerja langsung dikumpulkan menjadi satu kategori.

2. Penggolongan Biaya produksi

a. Biaya penjualan adalah biaya-biaya yang diperlukan untuk memasarkan dan mendistibusikan produk atau jasa.

b. Administrasi adalah semua biaya yang berhubungan dengan administrasi umum organisasi yang tidak dapat diestimasi secara tepat, baik untuk pemasaran ataupun produksi.

c. Kombinasi biaya produksi yang berbeda juga menghasilkan konsep biaya konversi dan biaya utama. Biaya utama adalah penjumlahan biaya bahan baku langsung dan biaya tenaga kerja langsung. Dan biaya konversi adalah penjumlahan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead.

H. PENDORONG KEGIATAN DAN PERILAKU BIAYA

Pemahaman perilaku biaya merupakan hal yang mendasar dalam emenuhi tujuan tambahan ini. Mengetahui bagaiman perilaku biaya kegiatan mempermudah pembebanan perhitungan harga pokok produk dan memberikan masukan penting untuk kegiatan sejenis seperti penganggaran dan keputusan membuat atau membeli. Untuk mengetahui perilaku biaya, beberapa istilah kegiatan tambahan dibutuhkan.

  • § Masukan kegiatan adalah sumber data yang yang di komsumsi oleh kegiatan dalam memproduksi keuarannya. Masukan kegiatan adalah faktor-faktor yang memungkinkan kegiatan untuk dilakukan dan dapat diklasifikasikan ke dalam 4 kategori : (1) bahan baku, (2) energi, (3) tenaga kerja, (4) modal.
  • § Keluaran kegiatan adalah hasil atau produk dari suatu kegiatan.
  • § Ukuran keluaran kegiatan adalah memberikan suatu penilaian jumlah waktu kegiatan dilkukan. Merupakn ukuran yang dapat dikuantitatifkan
  • § Perilaku biaya adalah menjelaskan bagaiman biaya masukan kegiatan berubah dalm kaitannya dengan perubahan pada keluaran kegiatan.
  • § Identifikasi ukuran keluaran kegiatan disederhanakan dengan mengklasifikasikan kegiatan kedalam satu dari empat kategoro umum : (1) tingkat unit, (2) tingkat batch, (3) tingkat produk, (4) tingkat fasilitas.
  • § Kegiatan tingkat unit adalah kegiatan yang dilakukan setiap kali suatu unit di produksi.
  • § Pendorong tingkat unit adalah termasuk kemungkinan-kemungkinan seperti unit produk, jam tenaga kerja langsung, dan jam mesin.
  • § Kegiatan tingkat batch adalah kgiatan yang dilakukan setiap kali suatu batch barang di produksi, biaya kegiatan tingkat batch bervariasi terhadap tingkat batch tetapi tetap dalam kaitannya dengan jumlah unit dalam batch, penyetelan, pemeriksaan, rencana produksi, dan penanganan bahan baku merupakan contoh kegiatan tingkat batch.
  • § Pendorong tingkat batch adalah jumlah batch, jumlah pemeriksaan, jumlah pesanan produksi, dan jumlah perpindahan.
  • § Kegiatan (penunjuang) tingkat prodak adalah kegiatan yang dilakukan jika diperlukan untuk mendukung bebrbagai prodak yang di produksi oleh perusahaan.
  • § Pendorong tingkat produk adalah ukuran keluaran kegiatan untuk kegiatan tingkat produk dan mencangkup pesanan perubahan, jumlah prodak, jumlah proses, dan jumlah proses pelancar.
  • § Kegiatan tingkat fasilitas adalah kegiatan yang menunjang proses produksi umum pabrik.

Dengan mengetahui perilaku biaya kegiatan dapat menjadi informasi yang sangat berguna- informasi yang dapat membantu dalam penganggaran, menunjang usaha perbaikan berkelanjutan, pengambilan keputusan taktis, dan perhitungan harga pokok produk. Biasanya perlaku biaya dapat dijelaskan sebagai biaya tetap, baiaya variabel, dan biaya campuran.

  • § Biaya tetap adalah biaya yang secara keseluruhan konstan dalam rentang yang relevan seiring dengan tingkat pendorong kegiatan beragam. Rentang relevan adalah rentang dimana asumsi hubungan biaya tetap berlaku untuk operasi normal perusahan.
  • § Biaya Variabel adalah sebagai biaya yang secara jumlah bervariasi berbanding langsung terhadap perubahan pada pendorong kegiatan. Biaya variabel dapat pula ditunjukan dengan persamaan linier.

Jumlah komputer yang di proses

Ahli ekonomi basanya mengasumsikan bahwa biaya variabel meningkat dangan tarif yang menurun hingga volume tertentu,pada titik biaya variabel tersebut meningkat dengan tarif yang meningkat, jenis ini adalah perilaku nonlinier.

1. Akuntansi Biaya Tradisional

Bahwa semua biaya diklasifikasikan tetap/variabel yang berkaitan dengan perubahan unit/volume produk yang diproduksi. Maka, unit produk atau pendorong lainnya sangat berhubungan dengan unit yang diproduksi. Contoh jam tenaga kerja langsung atau jam mesin, adalah satu-satunya pendorong yang dianggap penting. Pendorong berdasarkan unit atau volume ini digunakan untuk membebankan pendorong kegiatan berdasarkan unit untuk membebankan biaya pada objek biaya.

2. Sistem Pengendalian Operasional.

Membebankan biaya pada unit organisasi dan membuat manager unit organisasi pertanggungjawaban atas pengendalian biaya yang dibebankan. Kinerja diukur dengan membandingkan hasil aktual dengan standar atau anggaran hasil. Penekanan pada ukuran keuangan. Manager diberi penghargaan berdasarkan kemampuannya mengendalikan biaya. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa memaksimalkan kinerja organisasi secara keseluruhan dicapai dengan memaksimalkan kinerja sub unit.

  • § Akuntansi Biaya Kontemporer

Menekankan penelusuran dibandingkan dengan alokasi. Peranan penelusuran pendorong diperluas secara signifikan dengan mengidentifikasi pendorong yang tidak berhubungan dengan volume produk yang diproduksi( pendorong kegiatan berdasarkan non-unit). Penggunaan pendorong kegiatan berdasarkan unit dan non-unit meningkatkan keakuratan pembanan biaya dan mutu dan relevansi biaya secara keseluruhan. Sistem biaya kontemporer mampu memproduksi informasi biaya untuk berbagai tujuan manjerial, termasuk tujuan pelaporan keuangan.

  • § Sistem Manjemen Biaya Kontemporer

Menekankan pada penelusuran dibandingkan alokasi. Dan Manajeman berdasarkan kegiatan adalah jantung dari sistem pengendalian operasi kontemporer. Dan manajeman berdasarakan kegiatan memfokuskan pada menagemen kegiatan dengan tujuan meningkatkan nilai yang diterima oleh pelanggan dan laba yang diterima dengan menyediakan nilai ini. Manajeman ini mencakup analisis pendorong, analisis kegiatan, dan evaluasi kerja.

J. Perbandingan Sistem Manajeman Biaya Tradisional dan Kontemporer

a. Tradisional

1. Pendorong berdasarkan unit

2. Alokasi

3. Perhitungan harga pokok produk yang sempit dan kaku

4. Fokus pada pengelolaan biaya

5. Informasi biaya yang singkat

6. Mamaksimalkan kinerja unit individu

7. Menggunakan ukuran kinerja keuangan

b. Kontemporer

1. Pendorong berdasarkan unit dan non-unit

2. Penelusuran

3. Perhitungan harga pokok yang luas dan fleksibel

4. fokus pada pengelolaan kegiatan

5. Informasi biaya yang rinci

6. Memaksimalkan kinerja sistem

7. Menggunakan ukuran kinerja keuangan dan non keuangan

H. Pilihan Sistem Manajemen Biaya

Dalam memutuskan apakah menerapakan sistem manajeman biaya kontemporer atau tidak, manager harus menilai pertukaran antara pengukuran biaya dan biaya kesalahan. Yang dimaksud dengan Pengukuran Biaya adalah biaya yang berhubungan dengan pengukuran yang diperlukan oleh sistem manageman biaya. Biaya Kesalahan adalah biaya yang berhubungan pengmbilan keputusan yang buruk yang didasarkan pada harga pokok produk yang tidak akurat atau, secara lebih umum, informasi biaya yang buruk. Sistem Manajemen biaya optimal adalah sistem yang meminimalisasi jumlah biaya pengukuran dan biaya kesalahan. Namun kedua biaya tersebut bertentangan, semakin kompleks prosedur sistem manajemen biaya yang mengakibatkan biaya kesalahan yang lebih rendah, tetapi memiliki biaya pengukuran yang tinggi. Manfaat sistem manajemen biaya kontemporer :

1. Perhitungan harga pokok produk

2. Perencanaan strategis

3. Pengambilan keputusan

4. Pengelolaan kegiatan.

Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

MAKALAH AKUNTANSI BIAYA STANDAR

MAKALAH AKUNTANSI BIAYA STANDAR

  • Makalah ini membahas tentang Akuntansi Biaya Standar
    Akuntansi biaya standar dibagi menjadi dua;
    1. Metode tunggal (single plan)
    2. Metode ganda (partial plan)
    Perbedaan keduanya terletak pada waktu penyajian informasi mengenai terjadinya penyimpangan antara biaya standar dengan biaya sesungguhnya kepada manajemen.

    METODE GANDA (PARTIAL PLAN)
    Karakteristiknya;

    • Rekening BDP didebit dengan biaya sesungguhnya dan dikredit dengan biaya standar. Persediaan BB dicatat sebesar biaya sesungguhnya, sedangkan persediaan produk jadi dicatat sebesar harga pokok standar.
    • Selisih biaya dihitung pada akhir periode akuntansi.
    • Selisih biaya merupakan jumlah total perbedaan antara biaya standar dan biaya sesungguhnya.
    Aliran Biaya Standar;
    1.Pencatatan BBB
    BDP – BBB xxx
    Persediaan BB xxx

    2.Pencatatan BTKL
    BDP – BTKL xxx
    Gaji dan Upah xxx

    3. Pencatatan BOP – Metode 1
    BOP Sesungguhnya xxx
    Berbagai rekening dikredit xxx
    BDP – BOP xxx
    BOP Sesungguhnya xxx

    Pencatatan BOP – Metode 2
    BOP Sesungguhnya xxx
    Berbagai rekening dikredit xxx
    BDP – BOP xxx
    BOP yang dibebankan xxx
    BOP yang dibebankan xxx
    BOP Sesungguhnya xxx

    4.Pencatatan HP produk jadi
    Persediaan produk jadi xxx
    BDP – BBB xxx
    BDP – BTK xxx
    BDP – BOP xxx

    5.Pencatatan HP produk dalam proses
    Persediaan produk dalam proses xxx
    BDP – BBB xxx
    BDP – BTK xxx
    BDP – BOP xxx

    6.Pencatatan HP produk yang dijual
    Harga pokok penjualan xxx
    Persediaan produk jadi xxx

    7.Pencatatan selisih biaya
    Selisih BB
    Selisih harga BB xxx
    selisih kuantitas BB xxx
    BDP – BBB xxx
    Selisih BTKL
    Selisih Efisiensi upah xxx
    Selisih Tarif upah xxx
    BDP – BTK xxx
    Selisih BOP
    Menyesuaikan metode yang dipakai.

    METODE TUNGGAL (SINGLE PLAN)

    1.Pencatatan Biaya Bahan Baku –Selisih Harga BB dicatat pada saat BB dibeli
    Persediaan BB xxx
    Utang dagang xxx
    Selisih harga pembelian BB XXX
    BDP – BBB xxx
    Selisih pemakaian BB xxx
    Persediaan BB xxx

    2.Pencatatan Biaya Bahan Baku –Selisih Harga BB dicatat pada saat BB dipakai
    Persediaan BB xxx
    Utang dagang xxx
    BDP – BBB xxx
    Selisih kuantitas BB xxx
    Persediaan BB xxx
    Selisih harga BB dipakai xxx

    3.Pencatatan Biaya Bahan Baku –Selisih Harga BB dicatat pada saat BB dibeli dan dipakai
    Persediaan BB xxx
    Utang Dagang xxx
    Selisih Harga Pembelian BB xxx

    BDP – BBB xxx
    Selisih Pemakaian BB xxx
    Persediaan BB xxx

    Selisih Harga Pembelian BB xxx
    Selisih Harga BB yang Dibeli xxx

    4.Pencatatan Biaya Tenaga Kerja Langsung
    Gaji dan Upah xxx
    Utang gaji dan upah xxx
    BDP – BTK xxx
    Selisih efisiensi upah xxx
    Gaji dan upah xxx
    Selisih tarif upah xxx

    5.Pencatatan Biaya Overhead Pabrik – Metode 2 Selisih
    BDP – BOP xxx
    BOP yang dibebankan xxx

    BOP Sesungguhnya xxx
    Berbagai rekening yang dikredit xxx

    BOP yang dibebankan xxx
    BOP Sesungguhnya xxx

    Selisih Terkendalikan xxx
    Selisih Volume xxx
    BOP Sesungguhnya xxx

    6.Selisih
    BDP BOP
    Selisih efisiensi
    BOP yang dibebankan
    BOP sesungguhnya
    Berbagai rekening dikredit
    BOP yang dibebankan
    BOP sesungguhnya
    Selisih pengeluaran
    Selisih kapasitas
    BOP Sesungguhnya

    7.Produk jadi dan BDP Akhir
    Persediaan Produk jadi
    BDP BBB
    BDP BTK
    BDP BOP
    Persediaan BDP
    BDP BBB
    BDP BTK
    BDP BOP

    8.HPP dan Penjualan
    Harga pokok penjualan
    Persediaan produk jadi
    Kas/Piutang
    Penjualan

  • Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

    Pengertian Akuntansi Biaya (Defenition of Cost Accounting)

    Perusahaan yang mengolah bahan baku untuk menghasilkan barang jadi memerlukan prosedur serta pencatatan tentang proses produksi yang mengolah bahan-bahan tersebut. Pemakaian bahan untuk proses produksi perhitungan biaya produksi untuk menilai persediaan barang jadi ataupun barang setengah jadi dan persediaan bahan yang sedang diproses tetapi belum selesai, kesemuanya ini termasuk dalam bidang akuntansi biaya.

    Akuntansi biaya biasanya hanya dianggap berlaku untuk operasi pabrikase, namun dalam dunia ekonomi dewasa ini setiap jenis organisasi dari berbagai ukuran dapat mengambil manfaat dari penggunaan konsep dan teknik akuntansi biaya. Dalam hal ini penulis hanya menerapkan akuntansi biaya sesuai dengan judul skripsi yang ditulis dalam memecahkan suatu masalah-masalah yang terjadi di lapangan.

    Akuntansi biaya juga dapat diartikan sebagai kunci atau alat yang penting guna membantu manajemen dalam melakukan pertimbangan, perencanaan, pengawasan serta sebagai penilaian terhadap kegiatan perusahaan.

    Menurut Mulyadi bahwa pengertian Akuntansi Biaya ialah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk jasa dengan cara-cara tertentu serta penafsiran terhadapnya.1)

    Matz ‑ Usry mendefinisikan akuntansi biaya sebagai berikut :

    “Cost accounting sometime call management accounting, should be considered the key managerial partner, furnishing management with the necessary accounting tools to plan and control activities.” 2)

    Kemudian Abdul Halim mengemukakan definisi akuntansi biaya sebagai berikut :

    “Akuntansi biaya adalah akuntansi yang membicarakan tentang penentuan harga pokok (cost) dari suatu produk yang diproduksi (atau dijual di pasar) baik untuk memenuhi pesanan dan pemesan maupun untuk menjadi persediaan barang dagangan. yang akan dijual.” 3)

    Selanjutnya dikemukakan pula definisi akuntansi biaya menurut R. A. Supriyono dalam bukunya Akuntansi Biaya, bahwa :

    Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat manajemen untuk memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya.4)

    Jadi akuntansi biaya merupakan penentuan harga pokok suatu produk dengan melakukan suatu proses pencatatan, penggolongan dan penyajian transaksi biaya secara sistematis serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya.

    Akuntansi biaya dinyatakan oleh Fess and Warren dalam bukunya adalah :

    “Cost accounting emphasizes the determination and the control of costs. It is concerned primarily with the costs of manufacturing processes and of manufactured products. In addition, one of the most important duties of the cost accountant is to gather and explain cost data, both actual and prospective. Management uses these data in controlling current operations and in planning for the future. 5)

    Dari definisi di atas, jelaslah bahwa fungsi akuntansi biaya adalah sebagai alat informasi bagi seorang pimpinan dalam rangka pengambilan keputusan. Disamping itu, dikemukakan juga bahwa akuntansi biaya pada umumnya identik dengan manajerial dan sebagai alat bagi seorang manajer dalam merencanakan dan mengontrol serta mengevaluasi kegiatan perusahaan.

    Menurut R. A. Supriyono, Akuntansi biaya bertujuan untuk :

    1. Perencanaan dan pengendalian biaya.
    2. Penentuan harga pokok produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan dengan tepat dan teliti.
    3. Pengambilan keputusan oleh manajemen. 6)

    Adapun menurut Matz and Usry, Akuntansi Biaya mempunyai peranan sebagai berikut :

    1. Menyusun dan melaksanakan rencana dan anggaran operasi perusahaan dalam kondisi yang ekonomis dan bersaing.
    2. Menetapkan metode kalkulasi biaya dan prosedur yang menjamin adanya pengendalian biaya dan jika memungkinkan, pengurangan atau pembebanan biaya.
    3. Menentukan nilai persediaan dalam rangka kalkulasi biaya dan penetapan harga, dan sewaktu-waktu memeriksa jumlah persediaan dalam bentuk fisis.
    4. Menghitung biaya dan laba perusahaan untuk periode akuntansi tahunan atau periode yang lebih singkat.
    5. Memilih alternatif terbaik yang bisa menaikkan pendapatan atau menurunkan biaya.7)

    Akuntansi biaya memberikan klasifikasi dan pembagian biaya yang tepat dalam mengontrol bahan baku, bahan penolong, upah tenaga kerja dan biaya-biaya tak langsung menetapkan standar untuk mengukur efisiensi, memberikan data dan menyusun anggaran serta untuk menetapkan harga pokok produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan secara teliti.

    Adapun tujuan dari akuntansi biaya adalah untuk menyediakan informasi biaya bagi manajemen guna membantu mereka dalam mengelola perusahaan.

    Penentuan harga pokok produk juga merupakan tujuan dari pada perusahaan pabrikase hanya dapat dilakukan jika diadakan pemisahan antara biaya produksi dan biaya non produksi

    Untuk mencapai tujuan tersebut, maka biaya-biaya yang terjadi di dalam perusahaan harus dicatat dan digolongkan sedemikian rupa, sehingga jelas yang mana biaya langsung dan biaya tak langsung yang termasuk biaya produksi dan apa saja yang merupakan biaya non produksi, dengan demikian memungkinkan untuk menentukan harga pokok atau menetapkan biaya produksi secara baik dan teliti. Akuntansi biaya bukanlah tujuan tetapi merupakan alat dari manajemen untuk berbagai tujuan dan keperluan yang dibutuhkan manajemen termasuk pengawasan dan penekanan biaya produk yang dihasilkan.

    Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa akuntansi biaya itu sendiri dapat membantu manajemen dalam mengambil keputusan mengenai :

    1. Penentuan harga pokok persatuan produk atau jasa.
    2. Pengendalian biaya.
    3. Pengendalian data biaya bagi pengambilan keputusan khusus, perumusan kebijaksanaan dan perencanaan jangka panjang.
    Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

    Akuntansi biaya

    Akuntansi biaya adalah suatu bidang akuntansi yang diperuntukkan bagi proses pelacakan, pencatatan, dan analisa terhadap biaya-biaya yang berhubungan dengan aktivitas suatu organisasi untuk menghasilkan barang atau jasa. Biaya didefinisikan sebagai waktu dan sumber daya yang dibutuhkan dan menurut konvensi diukur dengan satuan mata uang. Penggunaan kata beban adalah pada saat biaya sudah habis terpakai. Pengertian dan Fungsi Akuntansi Biaya menurut beberapa pakar:

    1. Menurut Schaum

    Pengertian dari Akuntansi biaya: adalah suatu prosedur untuk mencatat dan melaporkan hasil pengukuran dari biaya pembuatan barang atau jasa. Fungsi utama dari Akuntansi Biaya: Melakukan akumulasi biaya untuk penilaian persediaan dan penentuan pendapatan.

    1. Menurut Carter dan Usry

    Pengertian dari Akuntansi Biaya: Penghitungan biaya dengan tujuan untuk aktivitas perencanaan dan pengendalian, perbaikkan kualitas dan efisiensi, serta pembuatan keputusan yang bersifat rutin maupun strategis.

    Pendekatan akuntansi biaya

    Ada tiga pendekatan yang biasa dilakukan untuk akuntansi biaya, yaitu biaya standar (standard costing), biaya berdasarkan kegiatan (activity-based costing), dan biaya berdasarkan hasil (throughput accounting).

    Revolusi dalam akuntansi biaya

    Akuntansi biaya telah mengalami perubahan yang dramatis, dimana perkembangan sistem komputer hampir menghapuskan pembukuan secara manual. Akuntansi biaya kini telah menjadi kebutuhan nyata dalam semua organisasi termasuk bank, organisasi profesional, serta lembaga pemerintah. Dewasa ini telah banyak perusahaan yang memasang metode pabrikasi produk, perdagangan produk, atau pemberian jasa dengan bantuan komputer. Adanya teknologi ini telah sangat memberikan dampak terhadap akuntansi biaya.

    Pengajaran dalam akuntansi biaya

    Banyak bahan pelajaran yang diajarkan dalam akuntansi biaya, dimana kesemuanya selalu berkaitan dengan biaya-biaya yang mungkin timbul dalam proses produksi. Pembelajaran yang dilakukan dalam akuntansi biaya antara lain mengenai penentuan harga pokok produk: bersama dan sampingan, harga pokok proses, pembiayaan: biaya variabel dan biaya tetap, biaya overhead pabrik, departementalasi biaya overhead, biaya bahan baku, biaya tenaga kerja: langsung dan tidak langsung, pengendalian biaya, serta analisis biaya pemasaran.

    Manfaat akuntansi biaya

    Akuntansi biaya adalah salah satu cabang akuntansi yang merupakan alat bagi manajemen untuk memonitor dan merekam transaksi biaya secara sistematis, serta menyajikan informasi biaya dalam bentuk laporan biaya. Manfaat biaya adalah menyediakan salah satu informasi yang diperlukan oleh manajemen dalam mengelola perusahaannya, yaitu untuk perencanaan dan pengendalian laba; penentuan harga pokok produk dan jasa; serta bagi pengambilan keputusan oleh manajemen.

    Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

    Bahasa Inggris Kuno

    Para pendatang yang menginvasi pulau Britania mendominasi penduduk setempat yang menuturkan bahasa Keltik. Bahasa Keltik akhirnya bisa lestari di Skotlandia, Wales dan Cornwall. Dialek-dialek yang dipertuturkan oleh para pendatang yang menginvasi Britania pada zaman sekarang disebut dengan nama bahasa Inggris Kuno, dan akhirnya bahasa Anglo-Saxon. Kemudian hari, bahasa ini dipengaruhi bahasa Jermanik Utara; bahasa Norwegia Kuna yang dipertuturkan oleh kaum Viking yang menginvasi dan akhirnya bermukim di sebelah timur laut Inggris (lihat Jórvík). Para pendatang yang bermukim lebih awal menuturkan bahasa-bahasa Jermanik dari cabang yang berbeda. Banyak dari akar kosakata mereka memang sama atau mirip, meski tatabahasanya agak lebih berbeda termasuk prefiks (awalan), sufiks (akhiran), dan hukum infleksi (takrifan) dari banyak kata-kata. Bahasa Jermanik dari orang-orang Britania yang berbahasa Inggris Kuno ini, terpengaruhi kontak dengan orang-orang Norwegia yang menginvasi Britania. Hal ini kemungkinan besar merupakan alasan daripada penyederhanaan morfologis bahasa Inggris Kuno, termasuk hilangnya jenis kelamin kata benda dan kasus (kecuali pronominal). Karya sastra ternama yang masih lestari dari masa Inggris Kuno ini adalah sebuah fragmen wiracaritaBeowulf“. Penulisnya tidak diketahui, dan karya ini sudah dimodifikasi secara besar oleh para rohaniwan Kristen, lama setelah digubah.

    Kemudian introduksi agama Kristen di Britania menambah sebuah gelombang baru yang membawa banyak kata-kata pinjaman dari bahasa Latin dan bahasa Yunani.

    Selain ada yang berpendapat bahwa pengaruh bahasa Norwegia berlangsung sampai pada Abad Pertengahan awal.

    Masa Inggris Kuno secara resmi berakhir dengan Penaklukan Norman, ketika bahasa Inggris secara drastik dipengaruhi bahasa kaum Norman ini yang disebut bahasa Norman dan merupakan sebuah dialek bahasa Perancis.

    Penggunaan istilah Anglo-Saxon untuk mendeskripsikan pembauran antara bahasa serta budaya Anglia dan Saxon merupakan sebuah perkembangan modern. Menurut Lois Fundis, (Stumpers-L, Jum’at, 14 Des 2001)

    • “The first citation for the second definition of ‘Anglo-Saxon’, referring to early English language or a certain dialect thereof, comes during the reign of Elizabeth I, from an historian named Camden, who seems to be the person most responsible for the term becoming well-known in modern times.”
    • “Kutipan pertama untuk definisi kedua ‘Anglo-Saxon’, merujuk pada bahasa Inggris awal atau dialek tertentu dari bahasa ini, muncul selama pemerintahan Elizabeth I, dari seorang sejarawan bernama Camden, yang kelihatannya menjadi orang paling bertanggung jawab untuk menjadi terkenalnya istilah ini pada masa modern.”
    Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

    Kata Benda

    Kata benda yang tak bisa dihitung

    Ciri-ciri kata benda yang tidak bisa dihitung :

    • Tidak diawali dengan a/an/one (sebuah)
    • Tidak mempunyai bentuk jamak

    Contoh :

    • Berbentuk cair : water – blood – coffee – milk – soup
    • Berbentuk padat / 1/2 padat : cheese – ice – ice cream – chalk -wood – wool – meat
    • Berbentuk gas : air -fog – smoke – steam – oxygen
    • Fenomena alam : rain – thunder – light – snow
    • Sesuatu yang tidak berbentuk fisik : happiness (kebahagiaan) – luck (keberuntungan ) – time (waktu) – anger (kemarahan)

    Artikel yang digunakan adalah :

    • some
    • a lot of
    • much
    • a little

    Kata benda yang bisa dihitung

    Kata benda (Noun) yang bisa dihitung (Count Noun) relatif mudah dipelajari. Anda dapat mengidentifikasi benda-benda di sekitar anda dan mulai mengkoleksi kata-kata tersebut.
    Teknik yang digunakan adalah jangan mentranslate, tetapi ubahlah nama benda tersebut menjadi sebutan baru dalam bahasa Inggris ,
    Yang perlu perhatikan dalam Count Noun Adalah sbb :

    1. Ada bentuk tunggal (singular)
    2. Ada bentuk Jamak (Plural)

    Pada bentuk Jamak, kata benda diakhiri dengan huruf s/es, anda tidak perlu terlalu pusing dengan peraturannya, kebiasaan menggunakan akan membuat anda tahu bagaimana memakai akhiran tersebut dengan tepat.

    Contoh : Pen – Pens , Table -Tables , Sandwich -sandwiches

    Artikel yang digunakan untuk Singular (tunggal) : a chair / one chair

    Artikel yang digunakan untuk Plural (Jamak) :

    • Numbers (Two, Three, Four Chairs)
    • Several chairs
    • A lot of chairs
    • Many chairs
    • a few chairs
    Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

    Belajar Bahasa Inggris Jurus Rajin

    Walaupun cara belajar yang satu ini sangat sederhana namun terbukti sangat manjur yaitu Belajar Bahasa Inggris Jurus Rajin. Saking sederhananya jurus ini maka terlalu banyak orang yang menganggapnya enteng. Sebenarnya jurus ini berlaku umum, bukan hanya untuk urusan belajar bahasa inggris, dan ilmu ini merupakan peninggalan nenek moyang juga Rajin Pangkal Pandai. Nah kalau kita melanggar nasehat nenek maka wajar juga kalau banyak orang kualat, dalam hubungannya dengan bahasa inggris maka berarti tak kunjung lancar :D Mari kita mulai bagaimana Jurus Rajin ini bisa bekerja efektif untuk Anda.

    Kalau seseorang rajin maka lebih dari 90 persen kemungkinannya akan bisa bahasa inggris dibandingkan dengan mereka yang malas belajar. Bayangkan saudara, 90 persen! :) Saya yakin kok Anda dan saya, termasuk juga orang lain yang di luar sana yang belum membaca artikel ini sekalipun sudah tau, bahwa jika belajar bahasa inggris dengan rajin maka siapapun cepat atau lambat akan bisa. Biasanya mereka yang rajin akan lebih cepat pula menguasai bahasa inggris. Tapi rajin yang bagaimana?

    Tentunya rajin dalam arti yang sangat luas. Rajin membaca, rajin mengulangi apa yang dibaca, rajin mempraktekkan apa yang dibaca, rajin bertanya jika apa yang sudah dibaca terasa sulit dipahami. Coba saja prakekkan, hasilnya akan jauh lebih cepat terlihat dan terasa.

    Jika Anda sering internetan maka rajin praktek di forum-forum belajar bahasa inggris, misalnya seperti di group Belajar Bahasa Inggris di Facebook. Rajin menulis di sana, rajin menjawab pertanyaan orang, rajin bertanya pula. Pasti Anda lebih cepat bisa bahasa Inggris.

    Rajin mendengarkan lagu juga salah satu cara belajar bahasa inggris. Yes, perlu diikuti dengan rajin mencoba mengartikan lagu tersebut. Jika menemui kesulitan dengan kata-katanya maka rajin buka kamus. Belum punya kamus? Rajin-rajin saja pinjam kamus! hehe.. Ingin beli kamus sendiri? Rajin-rajin cari uang tambahan, rajin belajar bisnis internet, dapat duit lalu segera beli kamus.

    Lalu mengapa banyak orang yang belum bisa memprakekkan Jurus Rajin dalam belajar bahasa inggris ini? Saya yakin itu hanya karena niatnya yang belum cukup kuat saja. Memang benar bahwa Bahasa Inggris Itu Tergantung Niat. Jelas pula niat atau keinginan atau dream saja tidak cukup, seperti saya tulis dalam artikel Stop Dreaming Start Action Belajar Bahasa Inggris.

    Termasuk juga dalam lingkup Belajar Bahasa Inggris Jurus Rajin ini adalah: Rajin mempraktekkan apa yang menjadi niat Anda. I know you know this, the time now to be more RAJIN. Oke?

    Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

    Belajar Bahasa Inggris

    Apakah anda sudah putus asa tidak bisa belajar bahasa Inggris (learning English)? Cobalah berpikir lagi. Apapun latar belakang atau pengalaman anda, anda DAPAT belajar berbicara bahasa lain dengan menggunakan enam teknik cepat.
    Ada banyak cara yang bisa menjadi jembatan agar kita bisa berkomunikasi dalam bahasa Inggris: orang-orang di perjalanan, bisnis, pendidikan, hobbi, para teman atau keluarga.
    Tetapi, “Dapatkah aku benar-benar mengembangkan ketrampilan-ketrampilan komunikatif dengan menggunakan lidah baru?” Jawabnya: DAPAT. Syaratnya anda harus melaksanakan dan mempraktekkan tips cepat ini dalam hidup sehari-hari.

    1.Mengambil kursus pendek:
    Sejumlah kursus-kursus bahasa sekarang tersedia di mana-mana, di universitas atau perguruan tinggi lokal. Internet demikian juga banyak yang memberi layanan kursus bahasa asing. Silakan ketik kata kunci seperti: learning English, atau belajar bahasa Inggris online, kursus bahasa Inggris, dsb
    2.Mimicking:
    Prosedur sangat sederhana, anda mengulangi persisnya, kata demi kata, segala yang dikatakan oleh model tersebut. Model itu penyiar berita, karakter di sebuah komedi, pembawa cerita atau narrator, suara yang berasal dari radio atau operator kaset. Jangan cemas jika hasilnya belum sempurna. Anda akan belajar dengan berbahasa Inggris dengan lidah. Anda akan memperoleh kecepatan dan menenangkan cara ini dengan praktek langsung. Anda akan melakukan lebih cepat dibanding yang anda kira.

    3.Membaca Dengan Suara Keras:
    Salah satu terik belajar bahasa Inggris membaca dengan keras. Bacalah teks-teks bahasa English dengan suara keras. Teknik tangguh ini tidak hanya mengembangkan ketrampilan-ketrampilan pengucapan kata-kata, berperan untuk meningkatan keterampilan mendengarkan, tatabahasa dan kosa kata juga. Pelajarilah bahasa Inggris dengan membaca.

    4. Menonton TV: Jika anda sudah berlangganan TV kabel, adakah sebuah stasiun menyiarkan di dalam bahasa Inggris yang anda adalah tertarik akan? Banyak stasiun TV yang menyiarkan acaranya dengan menggunakan bahasa Inggris. Nah Anda bisa belajar bahasa Inggris dari menonton TV itu.

    5.Mendengarkan Musik:
    Mendengar musik merupakan tips dan trik belajar bahasa Inggris yang menyenangkan. Anda juga tidak asing dengan lagu-lagu bahasa Inggris,
    6.Membaca:
    Berhenti di perpustakaan untuk meminjam buku-buku tata bahasa dan materi belajar bahasa Inggris. Tatabahasa merupakan pemandu yang baik dalam belajar bahasa Inggris. Dan membaca secara umum merupakan modal awal belajar bahasa Inggris. Membacalah artikel bahasa Inggris sebanyak mungkin, dan anda akan menuai hasilnya.

    Posted by: mp120203090124 | May 24, 2010

    KISI – KISI SPOKEN TEST (ENGLISH)

    There are two tests for English Spoken Test for each grade. The explanations of the test are:

    • Ø LISTENING TEST

    Listening test will be tested for every grade in spoken English test which needs 10-15 minutes for the test.

    Place: Language Lab

    • Ø SPEAKING TEST

    Each grade has a theme for speaking test. Students have to prepare for the test which is decided before. The themes are:

    GRADE VII

    1. Describing ourselves

    2. How to make something / How to operate something

    GRADE VIII

    Retell about students’ experience or their trip to JOGJA / BPS

    GRADE X

    1. Describe a thing

    Students make a role play. They pretend to be a salesman/salesgirl who offers her/his product to customers. They have to explain about the product (thing) which will be offered.

    2. Describe famous place

    Students make a role play. They pretend to be a tourist guide / travel agent who offer famous places for vocation / trip to customers. They have to explain about the places which will be offered.

    GRADE XI

    Students have to present a presentation about the theme which is correlated with their subjects as science and social students.

    1. Science Students

    Themes based on Biology subject

    2. Social Students

    Students have to choose one of these themes below:

    A. Stratifikasi sosial D. Multikultural

    B. Kelompok sosial E. Pengangguran

    C. Peranan ekonomi dalam perdagangan Internasional

    Older Posts »

    Categories

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.